[{"data":1,"prerenderedAt":569},["ShallowReactive",2],{"panduan-article-cara-login-ssh-ke-vps-menggunakan-putty-password-ssh-key":3},{"article":4,"category":556},{"id":5,"title":6,"body":7,"created_at":544,"description":545,"extension":546,"featured":547,"meta":548,"navigation":549,"ogImage":550,"path":551,"robots":550,"schemaOrg":550,"seo":552,"sitemap":553,"stem":554,"updated_at":544,"__hash__":555},"knowledgeBase\u002Fpanduan\u002Fvps\u002Fcara-login-ssh-ke-vps-menggunakan-putty-password-ssh-key.md","Cara Login SSH ke VPS Menggunakan PuTTY (Password & SSH Key)",{"type":8,"value":9,"toc":534},"minimark",[10,14,19,22,78,82,85,189,200,211,215,218,223,281,285,372,376,379,459,463,466,530],[11,12,13],"p",{},"Panduan ini menjelaskan prosedur untuk melakukan login SSH ke VPS (Virtual Private Server) melalui PuTTY. Mengakses VPS via SSH memungkinkan Anda mengelola server secara jarak jauh dengan aman, baik menggunakan otentikasi kata sandi biasa maupun metode otentikasi kunci enkripsi (SSH Key) yang lebih aman.",[15,16,18],"h2",{"id":17},"prerequisites-prasyarat","Prerequisites (Prasyarat)",[11,20,21],{},"Sebelum memulai, pastikan Anda telah menyiapkan hal-hal berikut:",[23,24,25,38,44,55,65],"ul",{},[26,27,28,29,33,34,37],"li",{},"Aplikasi ",[30,31,32],"strong",{},"PuTTY"," dan ",[30,35,36],{},"PuTTYgen"," yang sudah terinstal di komputer Windows Anda.",[26,39,40,43],{},[30,41,42],{},"IP Address"," server VPS Anda.",[26,45,46,49,50,54],{},[30,47,48],{},"Port SSH"," (default: ",[51,52,53],"code",{},"22",").",[26,56,57,60,61,64],{},[30,58,59],{},"Username"," server (biasanya ",[51,62,63],{},"root"," atau username penggunanya).",[26,66,67,70,71,74,75,54],{},[30,68,69],{},"Password"," server atau file pasangan ",[30,72,73],{},"SSH Key"," (format ",[51,76,77],{},".ppk",[15,79,81],{"id":80},"i-cara-login-ssh-ke-vps-menggunakan-password-biasa","I. Cara Login SSH ke VPS Menggunakan Password Biasa",[11,83,84],{},"Metode ini merupakan cara paling umum dan sederhana untuk menghubungkan komputer Anda ke VPS.",[86,87,88,94,105,135,149,156,167,180],"ol",{},[26,89,90,91,93],{},"Buka aplikasi ",[30,92,32],{}," pada komputer Anda.",[26,95,96,97,100,101,104],{},"Pada jendela ",[30,98,99],{},"PuTTY Configuration",", pilih kategori ",[30,102,103],{},"Session"," di panel sebelah kiri.",[26,106,107,108],{},"Masukkan informasi server pada kolom yang tersedia:\n",[23,109,110,116,125],{},[26,111,112,115],{},[30,113,114],{},"Host Name (or IP address)",": Masukkan Alamat IP VPS Anda.",[26,117,118,121,122,124],{},[30,119,120],{},"Port",": Masukkan ",[51,123,53],{}," (atau port SSH tersuai jika telah diubah).",[26,126,127,130,131,134],{},[30,128,129],{},"Connection type",": Pilih opsi ",[30,132,133],{},"SSH",".",[26,136,137,141,142,145,146,134],{},[138,139,140],"em",{},"(Opsional)"," Untuk menyimpan sesi agar tidak perlu memasukkan IP kembali di kemudian hari, ketik nama sesi pada kolom ",[30,143,144],{},"Saved Sessions"," lalu klik tombol ",[30,147,148],{},"Save",[26,150,151,152,155],{},"Klik tombol ",[30,153,154],{},"Open"," di bagian bawah jendela untuk memulai koneksi.",[26,157,158,159,162,163,166],{},"Jika ini adalah pertama kalinya Anda terhubung ke server tersebut, jendela peringatan ",[30,160,161],{},"PuTTY Security Alert"," akan muncul. Klik ",[30,164,165],{},"Accept"," untuk mengonfirmasi bahwa Anda mempercayai server tersebut.",[26,168,169,170,173,174,176,177,134],{},"Jendela terminal hitam akan terbuka dengan perintah ",[51,171,172],{},"login as:",". Ketik username Anda (misalnya: ",[51,175,63],{},") lalu tekan ",[30,178,179],{},"Enter",[26,181,182,183,186,187,134],{},"Masukkan password VPS Anda saat diminta ",[51,184,185],{},"password:",", lalu tekan ",[30,188,179],{},[190,191,192],"blockquote",{},[11,193,194,197,198,134],{},[30,195,196],{},"Catatan",": Saat Anda mengetikkan password di terminal SSH, karakter tidak akan ditampilkan di layar (tidak ada bintang atau titik). Ini adalah fitur keamanan standar pada sistem berbasis Linux. Tetap ketik password Anda dengan benar lalu tekan ",[30,199,179],{},[11,201,202,203,206,207,210],{},"Jika kredensial benar, Anda akan melihat tampilan ",[138,204,205],{},"welcome message"," dari sistem operasi server beserta ",[138,208,209],{},"prompt"," command line yang menandakan Anda berhasil masuk.",[15,212,214],{"id":213},"ii-cara-membuat-dan-memasang-ssh-key","II. Cara Membuat dan Memasang SSH Key",[11,216,217],{},"Sebelum dapat login tanpa password, Anda perlu membuat pasangan kunci (Public dan Private Key) serta memasukkan Public Key ke VPS Anda.",[219,220,222],"h3",{"id":221},"langkah-1-membuat-pasangan-kunci-ssh-puttygen","Langkah 1: Membuat Pasangan Kunci SSH (PuTTYgen)",[86,224,225,230,248,258,265,275],{},[26,226,90,227,229],{},[30,228,36],{}," (PuTTY Key Generator) yang disertakan saat menginstal PuTTY.",[26,231,232,233,236,237,240,241,244,245,134],{},"Pilih jenis kunci ",[30,234,235],{},"Ed25519"," atau ",[30,238,239],{},"RSA"," (minimal 2048-bit, disarankan 4096-bit) pada bagian ",[138,242,243],{},"Parameters",", lalu klik tombol ",[30,246,247],{},"Generate",[26,249,250,251,254,255,54],{},"Gerakkan kursor mouse secara acak di area kosong di bawah ",[138,252,253],{},"progress bar"," untuk menghasilkan keacakan kunci (",[138,256,257],{},"entropy",[26,259,260,261,264],{},"Setelah kunci selesai dibuat, isi kolom ",[30,262,263],{},"Key passphrase"," jika ingin menambahkan lapisan keamanan ekstra pada kunci Anda.",[26,266,267,268,271,272,274],{},"Klik ",[30,269,270],{},"Save private key"," dan simpan file berformat ",[51,273,77],{}," tersebut di lokasi yang aman pada komputer Anda.",[26,276,277,278,134],{},"Salin teks yang ada pada kotak ",[30,279,280],{},"Public key for pasting into OpenSSH authorized_keys file",[219,282,284],{"id":283},"langkah-2-memasang-public-key-ke-vps","Langkah 2: Memasang Public Key ke VPS",[86,286,287,290,350,360],{},[26,288,289],{},"Login terlebih dahulu ke VPS Anda menggunakan password biasa (metode Cara 1).",[26,291,292,293,296,297,300,301,330],{},"Buka atau buat file ",[51,294,295],{},"authorized_keys"," di dalam folder ",[51,298,299],{},"~\u002F.ssh\u002F"," dengan perintah berikut:",[302,303,308],"pre",{"className":304,"code":305,"language":306,"meta":307,"style":307},"language-plaintext shiki shiki-themes github-light github-dark","mkdir -p ~\u002F.ssh\nchmod 700 ~\u002F.ssh\nnano ~\u002F.ssh\u002Fauthorized_keys\n","plaintext","",[51,309,310,318,324],{"__ignoreMap":307},[311,312,315],"span",{"class":313,"line":314},"line",1,[311,316,317],{},"mkdir -p ~\u002F.ssh\n",[311,319,321],{"class":313,"line":320},2,[311,322,323],{},"chmod 700 ~\u002F.ssh\n",[311,325,327],{"class":313,"line":326},3,[311,328,329],{},"nano ~\u002F.ssh\u002Fauthorized_keys\n",[190,331,332],{},[11,333,334,337,338,341,342,345,346,349],{},[30,335,336],{},"Penting",": Jika perintah membuat direktori seperti ",[51,339,340],{},"mkdir ~\u002F.ssh"," menghasilkan pesan error ",[51,343,344],{},"\"File exists\"",", hal itu menandakan folder ",[51,347,348],{},".ssh"," sudah ada di sistem. Anda dapat secara aman mengabaikan pesan error tersebut dan langsung melanjutkan ke langkah berikutnya.",[26,351,352,353,356,357,359],{},"Tempelkan (",[138,354,355],{},"paste",") Public Key yang telah disalin dari PuTTYgen ke dalam file ",[51,358,295],{},", lalu simpan file tersebut.",[26,361,362,363],{},"Sesuaikan hak akses file demi keamanan dengan menjalankan perintah:",[302,364,366],{"className":304,"code":365,"language":306,"meta":307,"style":307},"chmod 600 ~\u002F.ssh\u002Fauthorized_keys\n",[51,367,368],{"__ignoreMap":307},[311,369,370],{"class":313,"line":314},[311,371,365],{},[15,373,375],{"id":374},"iii-cara-login-ssh-ke-vps-menggunakan-ssh-key","III. Cara Login SSH ke VPS Menggunakan SSH Key",[11,377,378],{},"Setelah kunci dipasang di VPS, ikuti langkah-langkah berikut untuk login secara otomatis tanpa memerlukan password akun VPS.",[86,380,381,385,400,414,420,427,436,441,449],{},[26,382,90,383,93],{},[30,384,32],{},[26,386,387,388,391,392,391,394,391,397,134],{},"Pada panel sebelah kiri, navigasi ke ",[30,389,390],{},"Connection"," > ",[30,393,133],{},[30,395,396],{},"Auth",[30,398,399],{},"Credentials",[26,401,402,403,406,407,410,411,413],{},"Pada kolom ",[30,404,405],{},"Private key file for authentication",", klik tombol ",[30,408,409],{},"Browse..."," dan pilih file kunci privat berformat ",[51,412,77],{}," yang telah Anda simpan sebelumnya.",[26,415,416,417,419],{},"Kembali ke kategori ",[30,418,103],{}," di panel paling atas sebelah kiri.",[26,421,422,423,33,425,43],{},"Masukkan ",[30,424,114],{},[30,426,120],{},[26,428,429,430,432,433,435],{},"Ketik nama sesi pada kolom ",[30,431,144],{}," lalu klik ",[30,434,148],{}," agar pengaturan lokasi kunci privat dan IP server ini tersimpan untuk penggunaan berikutnya.",[26,437,151,438,440],{},[30,439,154],{}," untuk mulai menghubungkan.",[26,442,443,444,446,447,134],{},"Jendela terminal akan terbuka dan meminta username (",[51,445,172],{},"). Ketik username Anda lalu tekan ",[30,448,179],{},[26,450,451,452,455,456,458],{},"Jika Anda menambahkan ",[138,453,454],{},"passphrase"," saat membuat kunci di PuTTYgen, masukkan ",[138,457,454],{}," tersebut. Jika tidak, Anda akan langsung berhasil login ke server tanpa diminta password akun VPS.",[15,460,462],{"id":461},"iv-hal-penting-yang-perlu-diperhatikan","IV. Hal Penting yang Perlu Diperhatikan",[11,464,465],{},"Guna menjaga performa dan keamanan koneksi server Anda, perhatikan poin-poin krusial berikut:",[23,467,468,477,490,503,517],{},[26,469,470,473,474,476],{},[30,471,472],{},"Simpan Private Key dengan Aman",": Jangan pernah membagikan file Private Key (",[51,475,77],{},") kepada siapa pun. Siapa saja yang memiliki file tersebut beserta akses IP server Anda dapat masuk ke dalam sistem.",[26,478,479,482,483,485,486,489],{},[30,480,481],{},"Ubah Port SSH Default",": Secara standar, SSH menggunakan port ",[51,484,53],{},". Mengubah port SSH ke angka acak di luar port standar dapat mengurangi risiko serangan ",[138,487,488],{},"brute-force"," otomatis.",[26,491,492,495,496,499,500,134],{},[30,493,494],{},"Matikan Otentikasi Password (Password Authentication)",": Setelah otentikasi SSH Key berhasil dikonfigurasi dan diuji coba, disarankan untuk mematikan fitur otentikasi password melalui file pengaturan ",[51,497,498],{},"\u002Fetc\u002Fssh\u002Fsshd_config"," dengan mengubah variabel ",[51,501,502],{},"PasswordAuthentication no",[26,504,505,508,509,512,513,516],{},[30,506,507],{},"Gunakan Firewall",": Selalu aktifkan firewall pada VPS (seperti ",[51,510,511],{},"ufw"," pada Ubuntu\u002FDebian atau ",[51,514,515],{},"firewalld"," pada CentOS\u002FRHEL) dan batasi akses SSH hanya dari IP terpercaya jika memungkinkan.",[26,518,519,522,523,526,527,54],{},[30,520,521],{},"Hindari Menggunakan Akun Root Secara Langsung",": Buatlah user biasa dengan hak akses ",[51,524,525],{},"sudo"," untuk operasional sehari-hari guna mencegah kesalahan teknis yang fatal pada level sistem (",[138,528,529],{},"system root",[531,532,533],"style",{},"html .default .shiki span {color: var(--shiki-default);background: var(--shiki-default-bg);font-style: var(--shiki-default-font-style);font-weight: var(--shiki-default-font-weight);text-decoration: var(--shiki-default-text-decoration);}html .shiki span {color: var(--shiki-default);background: var(--shiki-default-bg);font-style: var(--shiki-default-font-style);font-weight: var(--shiki-default-font-weight);text-decoration: var(--shiki-default-text-decoration);}html .dark .shiki span {color: var(--shiki-dark);background: var(--shiki-dark-bg);font-style: var(--shiki-dark-font-style);font-weight: var(--shiki-dark-font-weight);text-decoration: var(--shiki-dark-text-decoration);}html.dark .shiki span {color: var(--shiki-dark);background: var(--shiki-dark-bg);font-style: var(--shiki-dark-font-style);font-weight: var(--shiki-dark-font-weight);text-decoration: var(--shiki-dark-text-decoration);}",{"title":307,"searchDepth":320,"depth":320,"links":535},[536,537,538,542,543],{"id":17,"depth":320,"text":18},{"id":80,"depth":320,"text":81},{"id":213,"depth":320,"text":214,"children":539},[540,541],{"id":221,"depth":326,"text":222},{"id":283,"depth":326,"text":284},{"id":374,"depth":320,"text":375},{"id":461,"depth":320,"text":462},"2026-09-09","Panduan ini menjelaskan prosedur untuk melakukan login SSH ke VPS (Virtual Private Server) melalui PuTTY. Mengakses VPS via SSH memungkinkan Anda mengelola...","md",false,{},true,null,"\u002Fpanduan\u002Fvps\u002Fcara-login-ssh-ke-vps-menggunakan-putty-password-ssh-key",{"title":6,"description":545},{"loc":551},"panduan\u002Fvps\u002Fcara-login-ssh-ke-vps-menggunakan-putty-password-ssh-key","iVBHZAwohhsXUgi0SBibtAyAaAa0VD9Fqjs8o5RFcSE",{"id":557,"title":307,"body":558,"description":562,"extension":546,"meta":563,"name":564,"navigation":549,"path":565,"seo":566,"stem":567,"__hash__":568},"knowledgeBaseCategories\u002Fpanduan\u002Fvps\u002Findex.md",{"type":8,"value":559,"toc":560},[],{"title":307,"searchDepth":320,"depth":320,"links":561},[],"Pengelolaan akun _VPS_ secara umum.",{},"VPS","\u002Fpanduan\u002Fvps",{"description":562},"panduan\u002Fvps\u002Findex","OY43n-_eRXCpFgpOE94SqjGk4J7e1-IXWvMwMNin6Qs",1793089356323]