Beranda VPSCara Membuat Swap Memory di VPS

Cara Membuat Swap Memory di VPS

Terakhir diperbarui pada 9 September 2026

Panduan ini menjelaskan prosedur untuk membuat dan mengonfigurasi Swap Memory di Linux VPS melalui terminal SSH. Konfigurasi ini berfungsi sebagai memori cadangan berbasis disk yang membantu mencegah eror out-of-memory (OOM) serta menjaga stabilitas kinerja server saat penggunaan RAM fisik mencapai kapasitas maksimum.

I. Memeriksa Informasi Memory dan Swap Saat Ini

Sebelum membuat file Swap baru, Anda perlu memeriksa apakah sistem sudah memiliki konfigurasi Swap yang aktif dan melihat kapasitas RAM yang tersedia.

  1. Buka aplikasi terminal atau SSH client (seperti PuTTY atau Terminal) lalu hubungkan ke server VPS Anda.
  2. Jalankan perintah berikut untuk memeriksa apakah Swap sudah aktif di server:
    sudo swapon --show
    

    Hasil yang diharapkan: Jika output berupa baris kosong, artinya belum ada Swap Memory yang aktif di sistem Anda.
  3. Jalankan perintah free untuk melihat penggunaan RAM fisik dan Swap secara keseluruhan:
    free -h
    

    Hasil yang diharapkan: Sistem akan menampilkan tabel kapasitas RAM (Mem) serta baris Swap yang menunjukkan nilai 0B pada kolom total.

    Catatan: Penggunaan parameter -h (human-readable) memudahkan Anda membaca ukuran kapasitas dalam format Megabyte (M) atau Gigabyte (G).

II. Memeriksa Ruang Penyimpanan Disk

File Swap akan disimpan di dalam disk (SSD/HDD) VPS Anda. Oleh karena itu, pastikan kapasitas penyimpanan yang tersisa mencukupi sebelum membuat file Swap.

Jalankan perintah berikut untuk memeriksa ketersediaan ruang disk:

df -h

Hasil yang diharapkan: Cari direktori root (/) pada kolom Mounted on dan periksa kolom Avail. Pastikan kapasitas yang tersedia lebih besar dari ukuran Swap yang ingin Anda buat (misalnya, minimal tersisa 2 GB hingga 4 GB).

III. Membuat File Swap Memory

Pada langkah ini, Anda akan membuat file khusus bernama swapfile pada direktori root yang nantinya difungsikan sebagai ruang Swap.

  1. Buat file Swap sebesar 2 GB (atau sesuaikan dengan kebutuhan) menggunakan perintah fallocate:
    sudo fallocate -l 2G /swapfile
    
  2. Jika sistem Anda tidak mendukung utilitas fallocate atau menampilkan pesan eror, gunakan perintah alternatif dd berikut:
    sudo dd if=/dev/zero of=/swapfile bs=1024 count=2097152
    
  3. Verifikasi bahwa file berhasil dibuat dengan memeriksa ukurannya:
    ls -lh /swapfile
    

    Hasil yang diharapkan: Terminal akan menampilkan baris informasi file /swapfile dengan ukuran 2.0G.

IV. Mengatur Hak Akses dan Mengaktifkan Swap

Untuk alasan keamanan, file Swap hanya boleh dibaca dan ditulis oleh akun root atau pengguna dengan hak akses admin.

  1. Batasi hak akses berkas khusus untuk administrator:
    sudo chmod 600 /swapfile
    
  2. Verifikasi perubahan hak akses menggunakan perintah berikut:
    ls -lh /swapfile
    

    Hasil yang diharapkan: Hak akses akan berubah menjadi penanda keterbacaan khusus pemilik.
  3. Format berkas agar dapat dikenali oleh sistem operasional:
    sudo mkswap /swapfile
    

    Hasil yang diharapkan: Terminal menampilkan konfirmasi penyiapan ruang memori beserta kode unik identifikasi.
  4. Aktifkan berkas memori di dalam sistem:
    sudo swapon /swapfile
    
  5. Pastikan alokasi sudah aktif dengan mengulang perintah konfirmasi:
    sudo swapon --show
    

    Hasil yang diharapkan: Lokasi berkas akan muncul dalam daftar beserta ukuran kapasitas yang telah dialokasikan.

V. Membuat Konfigurasi Swap Permanent

Secara bawaan, konfigurasi Swap yang baru diaktifkan akan hilang secara otomatis ketika VPS dilakukan proses reboot. Agar Swap tetap aktif secara permanen, tambahkan lokasi file Swap ke dalam berkas /etc/fstab.

  1. Buat salinan cadangan berkas /etc/fstab untuk mengantisipasi kesalahan konfigurasi:
    sudo cp /etc/fstab /etc/fstab.bak
    
  2. Tambahkan entri /swapfile ke baris paling bawah berkas /etc/fstab dengan menjalankan perintah:
    echo '/swapfile none swap sw 0 0' | sudo tee -a /etc/fstab
    

VI. Mengoptimalkan Parameter Swappiness dan Cache Pressure

Kinerja Swap dapat dioptimalkan melalui pengaturan parameter swappiness dan vfs_cache_pressure pada kernel Linux.

  1. Periksa nilai swappiness saat ini (biasanya bernilai default 60):
    cat /proc/sys/vm/swappiness
    
  2. Ubah nilai swappiness menjadi 10 agar sistem lebih memprioritaskan penggunaan RAM fisik dibanding Swap pada VPS:
    sudo sysctl vm.swappiness=10
    
  3. Periksa nilai vfs_cache_pressure saat ini (biasanya bernilai default 100):
    cat /proc/sys/vm/vfs_cache_pressure
    
  4. Ubah nilai vfs_cache_pressure menjadi 50 untuk menjaga informasi struktur berkas (dentry/inode) lebih lama di dalam memori:
    sudo sysctl vm.vfs_cache_pressure=50
    
  5. Buka berkas /etc/sysctl.conf menggunakan penyunting teks nano untuk menyimpan parameter tersebut secara permanen:
    sudo nano /etc/sysctl.conf
    
  6. Tambahkan baris kode berikut pada bagian paling bawah berkas:
    vm.swappiness=10
    vm.vfs_cache_pressure=50
    
  7. Tekan kombinasi tombol Ctrl + O lalu Enter untuk menyimpan perubahan, diikuti Ctrl + X untuk keluar dari penyunting berkas.

Hal Penting yang Perlu Diperhatikan

  • Pertimbangan Jenis Penyimpanan: Swap bekerja dengan membaca dan menulis data ke disk (SSD/NVMe). Penggunaan Swap yang terlalu agresif pada disk mekanis lama (HDD) dapat menurunkan performa sistem secara drastis.
  • Keamanan Hak Akses: Pastikan hak akses file Swap selalu diset ke 600. Kegagalan membatasi akses file Swap dapat menimbulkan risiko keamanan serius karena data sensitif dalam RAM bisa dibaca oleh pengguna yang tidak berhak.
  • Aturan Ukuran Ideal: Untuk VPS dengan kapasitas RAM di bawah 2 GB, alokasi Swap sebesar 1 hingga 2 kali ukuran RAM disarankan. Untuk server dengan RAM 4 GB atau lebih, ukuran Swap 2 GB hingga 4 GB umumnya sudah mencukupi untuk kebutuhan pencegahan eror OOM.
  • Bukan Pengganti RAM Fisik: Swap hanya berfungsi sebagai jaring pengaman agar aplikasi (seperti MySQL, Nginx, atau Apache) tidak mendadak mati (crash) saat RAM penuh. Jika server Anda terus-menerus menggunakan Swap dalam jumlah tinggi, solusi terbaik adalah melakukan upgrade kapasitas RAM fisik VPS Anda.