Akses Remote MySQL memungkinkan perangkat eksternal (seperti komputer developer atau server lain) untuk terhubung ke database Anda menggunakan port standar 3306. Untuk alasan keamanan, akses ini harus diaktifkan secara spesifik per database user.
I. Akses MySQL Management
- Login ke DirectAdmin: Masuk ke Control Panel DirectAdmin Anda.
- Akses Databases: Di bagian Account Manager (atau kolom pencarian), klik menu Databases.
- Pilih Database: Pada daftar Databases List, klik pada nama database yang user-nya ingin Anda berikan akses remote.
II. Mengatur Izin Akses (Access Hosts)
Pada halaman detail database (View Database), Anda akan melihat daftar pengguna (Users) yang terkait dengan database tersebut. Izin akses harus diberikan kepada user yang digunakan aplikasi remote Anda.
- Pilih User: Temukan username database yang akan Anda gunakan untuk remote akses, lalu klik tombol Manage atau ikon Pensil (Edit) di sebelahnya.
- Akses Hosts: Gulir ke bawah ke bagian Access Hosts (atau Allowed Hosts).
- Tambahkan IP Remote:
- Untuk IP Tertentu (Direkomendasikan): Masukkan Alamat IP Publik komputer atau server tempat Anda akan mengakses database. Klik Add Host.
- Untuk Akses Universal (Risiko Lebih Tinggi): Masukkan simbol % (persen) di kolom input. Simbol ini mengizinkan akses dari semua alamat IP. Klik Add Host.
Peringatan Keamanan: Penggunaan simbol % sangat tidak disarankan untuk aplikasi produksi karena dapat meningkatkan risiko serangan brute force pada database Anda.
- Verifikasi: IP yang Anda masukkan akan muncul dalam daftar Access Hosts.
III. Koneksi dari Aplikasi Eksternal
Setelah izin akses di DirectAdmin diberikan, Anda dapat terhubung menggunakan aplikasi database client (seperti HeidiSQL, Navicat, atau MySQL Workbench) dengan detail koneksi berikut:
- Host/Server: Masukkan Nama Domain Anda (atau Hostname Server Anda).
- Port: 3306 (Default MySQL).
- Username: Nama user database Anda (Contoh: dausername_wpuser).
- Password: Password database user tersebut.